Unik, Ada Masjid Kapal di Perbatasan Kota Semarang dan Kendal
Unik, Ada Masjid Kapal di Perbatasan Kota Semarang dan Kendal
Obyek wisata baru di Kota
Semarang, Jawa Tengah terus bermunculan. Selain berwisata di pusat kota dengan
Kampung Pelangi, ada obyek wisata unik yang dapat ditemukan di ujung perbatasan
Kota Semarang dengan Kabupaten Kendal. Ya, obyek wisata itu bernama Masjid
Kapal yang terletak di Jalan Kyai Padak, Kelurahan Podorejo, Kecamatan
Ngaliyan, Kota Semarang. Masjid Kapal ini terbilang unik karena arsitektur
bangunan menyerupai bentuk kapal. Masjid berwana kuning kecoklatan itu kini
menjadi salah satu tujuan liburan wisatawan. Tidak hanya dari Semarang, warga
dari berbagai daerah sekitar seperti Demak dan Kudus dan lainnya menyempatkan
melihat keunikan bangunan itu. Wisatawan umumnya datang untuk melihat bangunan
unik, dan berswafoto. Nur Salim, warga Kabupaten Demak, Jateng misalnya.
Bersama keluarganya, ia mendatangi masjid itu karena penasaran dengan unggahan
sejumlah foto di internet. Ia pun kompak mendatangi masjid itu untuk melihat
bangunan itu yang viral di internet.
“Ternyata kayak gini.
Desain masjidnya bagus, foto-foto juga hasilnya bagus,” ujar Nur Salim kepada
KompasTravel, Jumat (26/1/2018) lalu. Perjalanan ke lokasi Masjid terbilang
tidak terlalu sulit. Selain masuk ke dalam peta di aplikasi Google Maps, masjid
kapal juga dapat diakses melalui banyak jalur. Mayoritas jalur yang dilalui
yaitu lewat Jalan Prof Dr Hamka, kemudian menuju Jalan Gondoriyo, atau tepat
sebelum Lapas Kedungpane, Semarang. Dari jalan itu, Anda tinggal lurus
mengikuti arah hingga nantinya sampai di Kelurahan Podorejo. Di titik terakhir,
papan penunjuk masjid kapal sudah tersedia, tinggal sedikit melanjutkan
perjalanan. Sesampainya di lokasi, Anda disambut dengan pedagang kaki lima yang
menjajakan dagangan durian dan rambutan. Tidak sedikit juga yang menjual aneka
makanan, minuman dan gorengan.
Anda juga harus membayar
tiket masuk seharga Rp 3.000 pe rorang untuk dapat berkeliling di masjid empat
lantai itu. Wisawatan umumnya langsung mengeluarkan gawainya untuk mengabadikan
pemandangan masjid itu. Tidak sedikit mereka yang memilih lokasi tepat agar
bisa memotret keseluruhan bangunan masjid. Nur Salim dan keluarganya pun
melakukan hal sama. Dengan sigap, foto dirinya dan anggota keluarganya
terabadikan di dalam gawainya. Setelah puas, keluarga kecil itu berkeliling di
dalam tempat ibadah itu. “Tempatnya terpencil ya, kalau datang sendiri gak
bayangin bisa sampe. Tapi syukur sudah kesini, pemandangannya bagus, masjid
kapalnya juga lumayan bagus,” ujar Ina, wisatawan lainnya.
Masjid dengan empat lantai
itu juga fungsinya beda-beda. Bangunan pertama sebagai ruang pertemuan, ruang
kedua dan ketiga sebagai tempat beribadah. Sementara lantai keempat sebagai
atap sekaligus dapat melihat pemandangan alam dari ketinggian. Rata-rata
wisatawan yang datang tampak puas. Tidak sedikit dari mereka yang membawa buah
tangan durian dan rambutan untuk bekal di rumah. Jika tertarik, sempatkanlah
melihat bangunan unik di pojok Semarang bagian barat.
Sumber : https://travel.kompas.com/read/2018/01/29/190000927/unik-ada-masjid-kapal-di-perbatasan-kota-semarang-dan-kendal
Beli
Karpet Masjid? Segera hubungi kami di 081226459781
Comments
Post a Comment